Minggu, 30 Mei 2010




Ketika Rindu Datang Padaku

Ketika rindu ini datang kepadaku
Ingin ku ungkap tabir yang menghijabi antara kita,
sehingga aku bisa sampai kepada-Mu
Sering aku bertanya, kapan aku bisa bertemu dengan-Mu?
Untuk mengobati kerinduanku selama ini.

Aku tidak bisa mengendaliaknnya
Ketika kerinduanku ini sedang memuncak
Aku tidak bisa bertemu dengan-Mu saat aku merindukan-Mu
Yang aku lakukan, aku hanya bisa membaca surat cinta-Mu
Surat cinta yang sangat halus dan menyentuhku
Aku hanya bisa memeluk surat dari-Mu
Surat yang berisikan kata-kata-Mu yang bermakna sangat dalam

Ketika rindu dan ingin berbicara dengan-Mu,
mengadukan keluh-kesahku,
menceritakan kebahagiaanku,
aku hanya bisa menggelar kain berukuran tiga perempat dari badanku
dan aku mengenakan gaun suci untuk bertemu dengan-Mu yang Maha Suci
Lalu aku menyampaikan semua yang ada di dalam isi hatiku ini
Ya, walaupun aku tahu Kau Maha Tahu..
tanpa aku ceritakan kepada-Mu pun pasti Kau tahu
Tapi aku merasakan sangat dekat dengan-Mu ketika aku melakukan itu semua

Aku berbicara layaknya kepada seseorang yang sedang mendengarkan ceritaku
Aku wajar, dan sangat wajar!
Meskipun kadang kali aku dilihat seperti orang yang tidak wajar karena seolah berbicara sendiri
Mereka tidak tahu kalau aku sedang berbicara dengan-Mu
Mereka tidak bisa melihat-Mu, Walaupun aku juga sama
Tapi aku bisa merasakan-Mu, merasakan Kau sangat dekat denganku

Aku peluk dan aku ciumi surat suci dari-Mu
Sampai tak ku sadari aku meneteskan air mata karena terlalu sangat merindukan-Mu
Aku tahu Kau melihatku meskipun aku tidak melihat-Mu
Dan sudah aku katakan,
walaupun aku tidak melihat-Mu tapi aku merasakan-Mu
Merasakan cinta-Mu,
merasakan kasih sayang-Mu,
merasakan kehadiran-Mu

Aku seperti orang gila yang tergila-gila terhadap sesuatu
Aku terus memeluk erat surat suci dari-Mu dan tidak henti menciuminya
Aku merindukan-Mu, sangat merindukan-Mu
Dan aku ingin Kau juga merindukanku
Jadikanlah aku hamba-Mu sang sangat Kau cintai,
sangat Kau sayangi...
Sampai akhirnya ku bertemu dengan-Mu
dengan senyum di wajah yang berseri...

1 komentar:

Anonim mengatakan...

aku suka..

Poskan Komentar